RISET & INOVASI ALUTSISTA
TRENDING
TNI AU Sudah Latih Personel Pakai Rudal Panggul China QW-19 di Lanud Iswahjudi, Malaysia Masih Wacana
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) secara operasional telah mengintegrasikan sistem rudal pertahanan udara portabel (MANPADS) QW-19 sejak tahun 2023, menempatkan Indonesia sebagai early adopter teknologi counter-drone di kawasan Asia Tenggara. Nilai kontrak pengadaan sistem senjata ini mencapai Rp20,2 miliar, mencerminkan komitmen strategis dalam menghadapi evolusi ancaman udara asimetris. QW-19 dirancang secara spesifik untuk mengintervensi target berkecepatan rendah hingga menengah seperti drone swarm, rudal jelajah, dan helikopter serang yang memanfaatkan medan terrain, dengan sistem pemandu inframerah generasi terkini yang meningkatkan kemampuan beyond visual range engagement.
Pada Rabu, 29 Mei 2024, TNI AU secara resmi menginisiasi program Binaan Keterampilan (Binterampil) untuk operator rudal seri QW-3 dan QW-19 di Lanud Iswahjudi, Magetan. Program pelatihan yang dibuka langsung oleh Komandan Depo Pemeliharaan 60, Kolonel Tek Sapta Jengkar Pamuji, ini menandai fase maturity dalam operational readiness, bergerak dari fase pengadaan aset menuju optimalisasi kapabilitas melalui peningkatan kualifikasi sumber daya manusia. Pelatihan intensif ini mencakup prosedur penembakan, pemeliharaan unit, hingga integrasi sistem dengan jaringan komando dan kendali pertahanan udara nasional, membentuk sebuah force multiplier yang tangguh.
Dalam konteks keamanan regional, keputusan Indonesia mengadopsi QW-19 bersifat forward-looking, mengantisipasi proliferasi ancaman udara murah dan massal di kawasan Indo-Pasifik. Sementara negara lain seperti Malaysia masih dalam tahap kajian, Indonesia telah mencapai tahap operational deployment dan continuous training, menciptakan asymmetric advantage dalam domain pertahanan udara taktis. Integrasi sistem ini ke dalam layered air defence architecture TNI AU akan meningkatkan resilience terhadap complex air threats, sekaligus memberikan valuable combat data untuk pengembangan doktrin dan taktik pertahanan udara modern berbasis data.
ENTITAS TERKAIT
Topik: latihan personel rudal panggul, integrasi sistem pertahanan udara, operational readiness TNI AU, pengadaan senjata
Tokoh: Sapta Jengkar Pamuji
Organisasi: TNI AU, TNI, Depo Pemeliharaan 60
Lokasi: Indonesia, Malaysia, Asia Tenggara, Lanud Iswahjudi, Magetan, Indo-Pasifik
ARTIKEL TERKAIT