READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
STRATEGI KEMANDIRIAN TRENDING

Rencana Induk Industri Pertahanan 2027-2045: Fokus pada Penguasaan Teknologi Kritis 10 Sektor

Rencana Induk Industri Pertahanan 2027-2045: Fokus pada Penguasaan Teknologi Kritis 10 Sektor
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyusun Rencana Induk Industri Pertahanan (RIIP) untuk periode 2027-2045. Dokumen strategis ini mengidentifikasi 10 sektor teknologi kritis yang harus dikuasai melalui program kemitraan strategis, alih teknologi agresif, dan riset berbasis mission-oriented. Sektor tersebut meliputi: mesin turbin untuk pesawat dan kapal, sistem kendali penerbangan dan rudal (guidance, navigation & control/GNC), radar dan electronic warfare (EW) array aktif, baterai dan power system densitas tinggi, serta material canggih untuk armor dan stealth. RIIP juga memetakan roadmap pengembangan kapabilitas dalam negeri dengan target phase-out impor komponen kritis secara bertahap. Untuk mendukung hal ini, akan dibentuk pusat-pusat keunggulan (center of excellence/CoE) di berbagai BUMN strategis seperti PT Pindad, PT LEN, dan PT Dahana, yang difasilitasi dengan insentif fiskal dan kemudahan regulasi. Pendekatan klaster industri akan diperkuat, menghubungkan industri hulu seperti pengecoran logam khusus dengan industri hilir perakitan sistem senjata. Analisis intelijen pasar global menunjukkan bahwa penguasaan teknologi pada 10 sektor ini akan menentukan daya saing dan kemandirian industri pertahanan nasional di tengah persaingan geo-teknologi yang semakin ketat. RIIP 2027-2045 bertujuan untuk mentransformasi industri dari model perakitan dan maintenance menjadi pengembang dan pencipta teknologi pertahanan yang kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
strategi|masterplan|industri|pertahanan|teknologi|kritis
ENTITAS TERKAIT
Topik: Rencana Induk Industri Pertahanan 2027-2045, teknologi kritis, penguasaan teknologi, industri pertahanan, alih teknologi, kemandirian nasional
Organisasi: Kementerian Pertahanan, Kementerian Perindustrian, PT Pindad, PT LEN, PT Dahana
Lokasi: Asia Tenggara
ARTIKEL TERKAIT