RISET & INOVASI ALUTSISTA
TRENDING
PTDI Luncurkan Konsep N219 Advanced: Versi Komuter dengan Sistem Avionik Modular untuk Dual-Role Transport dan ISR
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) secara konseptual meluncurkan varian N219 Advanced, sebuah platform komuter turboprop yang dioptimalkan untuk dual-role transport dan misi Intelligence, Surveillance, Reconnaissance (ISR). Konfigurasi baru ini mengintegrasikan avionik sistem modular berbasis open architecture, memungkinkan swap-in swap-out modul sensor sesuai kebutuhan operasional. Rancangan mencakup hardpoints untuk pod electro-optical/infrared (EO/IR), radar synthetic aperture (SAR), serta sistem komunikasi data link encrypted untuk real-time intel transfer.
Spesifikasi teknis menunjukkan peningkatan payload hingga 3.2 ton dengan struktur wing reinforced dan landing gear yang dikonfigurasi untuk operasi di runway unpaved. Powerplant menggunakan twin Pratt & Whitney PT6A-67R dengan thrust rating 1,250 shp masing-masing, memberikan cruise speed 300 knots dan range operasional 1,200 km dengan loiter time 4 jam untuk misi ISR. Sistem avionik mengadopsi glass cockpit dengan tiga 12-inch multifunction displays dan integrated mission computer berbasis AI untuk automated target detection dan classification.
Proyeksi industri melihat N219 Advanced sebagai solusi cost-effective untuk mengisi gap kebutuhan transport udara taktis dan surveillance di wilayah operasi perbatasan serta kepulauan. Platform ini diarahkan untuk mendukung TNI AU dalam operasi udara terintegrasi dengan sistem command and control yang berbasis pada jaringan komunikasi satelit domestik. Pengembangan ini juga menandai strategi kemandirian PTDI dalam merancang sistem avionik modular yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan spesifik user, mengurangi ketergantungan pada vendor avionik internasional.
ARTIKEL TERKAIT