READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
RISET & INOVASI ALUTSISTA TRENDING

PT Pindad Reveals Next-Gen 'Badak II' 6x6 Armored Vehicle with Hybrid Electric Drive

PT Pindad Reveals Next-Gen 'Badak II' 6x6 Armored Vehicle with Hybrid Electric Drive

PT Pindad resmi meluncurkan purwarupa Badak II 6x6 dengan penggerak hybrid electric drive, menawarkan daya 450 kW dan mode senyap untuk misi stealth. Kendaraan ini diproyeksikan menggantikan ANOA generasi pertama pada 2027, dengan potensi ekspor ke ASEAN. Inovasi ini menandai langkah strategis kemandirian alutsista nasional dalam adopsi teknologi propulsi listrik.

PT Pindad secara resmi memperkenalkan purwarupa kendaraan tempur lapis baja generasi berikutnya, Badak II 6x6, dalam ajang Indonesia Defense Expo (Indodefense) 2026. Platform ini mengadopsi sistem propulsi hybrid electric drive dengan konfigurasi diesel generator sebagai range extender dan motor listrik pada setiap wheel hub, menghasilkan daya puncak 450 kW (600 hp) dan torsi 2.500 Nm. Dengan konfigurasi tersebut, armored vehicle ini mampu mencapai kecepatan jalan raya 100 km/jam dan kecepatan off-road 40 km/jam, serta memiliki operational silence mode untuk misi stealth yang hanya mengandalkan tenaga baterai lithium-ion berkapasitas 120 kWh.

Sistem Propulsi Hybrid dan Keunggulan Siluman: Inovasi Mobilitas Taktis

Penggerak hybrid electric pada Badak II tidak hanya meningkatkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga memberikan fleksibilitas taktis yang tinggi. Mode senyap memungkinkan kendaraan bergerak tanpa suara mesin diesel selama beberapa jam, ideal untuk infiltrasi maupun patroli di area sensitif. Sistem manajemen daya cerdas mengoptimalkan penggunaan baterai dan generator sesuai medan, dengan waktu pengisian penuh baterai kurang dari 30 menit menggunakan fast charger eksternal. Keandalan sistem propulsi ini telah teruji dalam uji mobilitas di medan berat Baturaja, Sumatera Selatan, dengan catatan reliabilitas 92% pada lintasan 5.000 km.

  • Daya maksimum: 450 kW (600 hp) / Torsi: 2.500 Nm
  • Kecepatan maksimum: jalan raya: 100 km/jam / off-road: 40 km/jam
  • Kapasitas baterai lithium-ion: 120 kWh
  • Jarak tempuh mode listrik murni: ~80 km (estimasi)

Proteksi Berlapis dan Sistem Persenjataan Modern: Survivability Generasi Berikutnya

Survivability Badak II ditingkatkan melalui modular composite armor yang mencapai level STANAG 4569 Level 4, mampu menahan peluru 14,5 mm dan pecahan artileri. Fitur pertahanan aktif Gajah Shield — produk dalam negeri — menggunakan radar millimetre-wave dan countermeasure launcher untuk menangkal ancaman RPG dan ATGM. Sementara itu, remote weapon station (RWS) dapat dipasangi senapan mesin 12,7 mm atau kanon 30 mm, dengan integrasi full hunter-killer capability melalui fusi sensor antara thermal imager, kamera siang, dan laser rangefinder. Kolaborasi dengan PT LEN untuk sistem manajemen kendaraan dan PT INTI untuk komunikasi data taktis memastikan seluruh komponen elektronika diproduksi secara nasional.

Produksi awal direncanakan mulai 2027 dengan target 150 unit untuk menggantikan kendaraan lapis baja ANOA generasi pertama di lingkungan TNI AD. Selain varian APC, platform Badak II disiapkan sebagai basis untuk future combat system seperti loitering munition carrier dan mobile short-range air defense (SHORAD). Potensi ekspor ke negara-negara ASEAN juga mulai dijajaki, seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan tempur 6x6 dengan teknologi hybrid di kawasan.

Dengan keberhasilan pengembangan Badak II, PT Pindad menunjukkan kesiapan industri pertahanan nasional dalam mengadopsi teknologi propulsi listrik untuk alutsista berat. Langkah ini tidak hanya memperkuat kemandirian alutsista, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku industri pertahanan nasional untuk berinvestasi dalam riset dan pengembangan sistem hybrid, serta memperluas rantai pasok komponen baterai dan motor listrik dalam negeri. Rekomendasi strategisnya adalah mempercepat integrasi sistem manajemen baterai dan infrastruktur pengisian daya di pangkalan TNI, guna memaksimalkan potensi operasional kendaraan tempur listrik di medan Nusantara.

PT Pindad|Badak II|hybrid electric|armored vehicle
ENTITAS TERKAIT
Topik: kendaraan tempur lapis baja, Badak II 6x6, hybrid electric drive, Indonesia Defense Expo 2026
Organisasi: PT Pindad, PT LEN, PT INTI, Indodefense, ANOA, ASEAN
Lokasi: Baturaja, Sumatera Selatan
ARTIKEL TERKAIT