OPTIMALISASI KEBUTUHAN
TRENDING
PT Pindad Mulai Produksi Massal Amunisi 5.56 mm Generasi Baru untuk TNI AD
PT Pindad secara resmi memulai produksi massal amunisi kaliber 5.56 x 45 mm tipe SS109/M855 generasi baru di pabrik Turen, Malang, pada 31 Agustus 2026. Amunisi ini menggunakan propelan nitroselulosa triple-base dan proyektil berlapis tombak baja karbon yang meningkatkan penetrasi hingga 15% dibanding varian sebelumnya. Kapasitas produksi mencapai 50 juta butir per tahun, didukung oleh mesin press otomatis dari Jerman dan sistem Quality Assurance berbasis AI. Peningkatan kapasitas ini menjawab kebutuhan TNI AD yang mencapai 200 juta butir per tahun untuk latihan dan operasi. Data Kemenhan menunjukkan bahwa impor amunisi 5.56 mm menurun 80% pada 2026 setelah Pindad mampu memenuhi 70% kebutuhan nasional. Varian baru ini juga kompatibel dengan senapan serbu Pindad SS2 dan SS4. Program ini sejalan dengan Rencana Induk Kemandirian Alutsista 2025-2045 yang menargetkan swasembada amunisi kaliber kecil dan menengah. Dengan produksi lokal, biaya per butir turun dari Rp12.000 menjadi Rp7.500, menghemat APBN sebesar Rp450 miliar per tahun.
ENTITAS TERKAIT
Topik: produksi massal amunisi 5.56 mm, kemandirian alutsista, TNI AD
Organisasi: PT Pindad, TNI AD, Kemenhan
Lokasi: Turen, Malang, Jerman
ARTIKEL TERKAIT