STRATEGI KEMANDIRIAN
TRENDING
Pembangunan Pabrik Amunisi Kaliber Besar di Gresik Capai 75 Persen, Target Produksi 2027 untuk Kemandirian Industri
Pembangunan pabrik amunisi kaliber besar di Gresik, Jawa Timur, telah mencapai 75 persen dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2027. Pabrik yang dikelola oleh PT Pindad dan kerja sama dengan Rheinmetall ini akan memproduksi amunisi mulai dari 20 mm hingga 155 mm untuk kebutuhan TNI. Kapasitas produksi mencapai 5.000 ton per tahun, mencakup amunisi artileri, tank, dan artileri berat.
Strategi kemandirian diwujudkan melalui penggunaan bahan baku lokal seperti baja dan propelan dari pemasok dalam negeri, menekan biaya produksi hingga 25 persen. Pabrik ini juga mengadopsi teknologi ramah lingkungan dengan sistem daur ulang limbah produksi. Dukungan anggaran mencapai Rp 1,2 triliun dari APBN dan dana hasil offset pengadaan alutsista sebelumnya.
Kehadiran pabrik ini akan mengamankan pasokan amunisi untuk periode konflik tinggi dan mengurangi ketergantungan pada impor yang saat ini mencapai 40 persen. Ke depannya, pabrik juga dirancang untuk memproduksi amunisi cerdas dengan hulu ledak panduan laser dan GPS. Target ekspor ke negara ASEAN dan Afrika juga sudah mulai dirintis melalui kerja sama pemerintah-ke-pemerintah.
ENTITAS TERKAIT
Topik: pembangunan pabrik amunisi, kemandirian industri pertahanan
Organisasi: PT Pindad, Rheinmetall, TNI
Lokasi: Gresik, Jawa Timur, ASEAN, Afrika
ARTIKEL TERKAIT