READINESS
Perspektif Industri & Kemandirian Pertahanan
STRATEGI KEMANDIRIAN TRENDING

BPPT Unveils Blueprint Sovereign Military Cloud: Infrastructure Data Warfare untuk Integrasi C5ISR

BPPT Unveils Blueprint Sovereign Military Cloud: Infrastructure Data Warfare untuk Integrasi C5ISR
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan blueprint Sovereign Military Cloud (SMC) pada 22 April 2026 sebagai infrastruktur data warfare terintegrasi untuk sistem C5ISR (Command, Control, Communications, Computers, Cyber, Intelligence, Surveillance, Reconnaissance). SMC dirancang sebagai platform cloud computing militer dengan tingkat security kelas sovereign, menggunakan teknologi confidential computing dan zero-knowledge encryption. Blueprint teknis SMC mencakup tiga layer utama: Tactical Edge Cloud untuk operasi unit kecil di remote area, Strategic Core Cloud untuk analytics big data intelijen, dan Fusion Layer untuk interoperabilitas data dengan alutsista legacy dan next-gen. Kapasitas awal SMC mampu menangani 50 petabyte data operasi dengan latency kurang dari 5 ms untuk tactical decision support. Implementasi akan menggunakan hybrid architecture dengan on-premise data center di 7 lokasi strategis dan edge nodes di kapal-kapal utama serta pangkalan udara. Proyeksi integrasi menunjukkan SMC akan menjadi backbone untuk AI-based battle management system pada 2028, dengan target mengurangi waktu decision cycle dari 15 menit menjadi under 90 seconds. Blueprint ini merupakan bagian strategi kemandirian untuk menghindari dependency pada cloud infrastructure vendor global.
military|cloud|C5ISR|data warfare|blueprint
ENTITAS TERKAIT
Topik: Sovereign Military Cloud, blueprint, infrastruktur data warfare, integrasi C5ISR, cloud computing militer, confidential computing, zero-knowledge encryption, hybrid architecture, AI-based battle management system
Organisasi: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, BPPT
ARTIKEL TERKAIT